10 Mei 2012
Setelah 2
hari membiarkan diri nyaman di rumah saja, dengan aktifitas ala anak
kost baru pindahan --yaitu sibuk nyuci, bersih-bersih, angkut sana
angkut sini -- hari ini memutuskan untuk keluar rumah. Baru nyetir motor
sebentar, rasanya tulang sudah mau remuk saking panasnya suhu udara
siang, ditambah lagi hidung tiba-tiba gatal melulu. akibatnya sepanjang
jalan, tangan kiri tak henti2nya mengusapi ujung hidung yang sudah merah
kian karena diusap terlalu keras.
Jarak 4,5 KM berhasil ditempuh
dalam waktu 15 menit dengan baik, meskipun ada 2-3 kali kaget
dipengkolan karena tidak biasanya ada motor atau mobil lain yang lewat
di jalan kampung yang mulus tak mulus itu. sesampai di kantor, langsung
diomelin oleh ketua... masalahnya sepele buatku tapi tidak buat
bisnismen seperti dia. perkara komunikasi yang kurang cocok antara Abee
dengan temannya ketua -miner bijih besi-
Setelah mendengar
beberapa omelan dan membuat sedikit pembelaan tidak penting, aku
melakukan konfirmasi dengan Abee yang sedang sibuk menyelesaikan
proposal untuk pembangunan Smelter Nikel di Sulawesi, akhirnya resolved.
case closed! Alhamdulillah. Ngilu dalam tulang belum hilang, tapi
setidaknya sudah lebih nyaman.
Sebelum tiba saatnya makan siang,
dapat telpon dari wakil ketua KI Aceh untuk menghubungi seorang kawan
agar memastikan surat penetapan sebagai Komisioner KI Aceh
ditandatangani oleh Wakil Ketua DPRA yang dari Fraksi Demokrat. Sempat
kalang kabut juga ketika tahu bahwa suratnya malah belum ada di meja pak
Wakil Ketua DPRA itu. koordinasi cepat dilakukan serentak dan 3 jam
kemudian dapat kabar bahwa Sudah diteken.
Kabarpun
disebarkan, dengan sambutan Alhamdulillah. Namun belum selesai, masih
harus dipastikan bahwa surat itu segera meluncur ke Biro Hukum
Pemerintah Aceh di Kantor Gubernur untuk melewati proses selanjutnya.
Agak pesimis bahwa KI Aceh akan dilantik pada masa penjabta Gubernur
sekarang, karena Pelantikan Gubernur baru akan berlangsung pada 4 Juni
2012 nanti. Bisa jadi masih harus menunggu. sementara itu, Ketua KI Aceh
sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dishubkomintel soal mobiler
untuk sekretariat. Mudah-mudahan semua berlangsung baik dan sesuai
dengan rencana, sehingga kami bisa segera memproses dana yang sudah diam
terlalu lama di DPKKA untuk segera memulai kegiatan awal.
Bisa
jadi, setelah sekretariat siap dan menunggu hari pelantikan, KI Aceh
sudah bisa memulai aktifitas dengan menyusun rencana strategis
institusi, merumuskan kode etik, tata tertib dan mempersiapkan bahan
sosialisasi. setelah kegiatan ini selesai, baru akan dilanjutkan dengan
rencana konsultasi sekaligus mengikuti rakornas KI pusat di Jakarta pada
bulan Juni, Insya Allah. semoga saja, dimudahkan dan dilancarkan semua
urusan ini, aammiin
Senin, 06 Agustus 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar