Seorang kawan yang sangat
menyenangkan, karena selalu menulis dengan cerdas dan berbicara dengan
bijak mengirimkan sebuah pesan di inbox fb hari ini. singkat saja
tulisnya " cici ini kalau sudah marah ngomongnya pasti
blak-blakan..hahaha"
jadi berpikir saya...
haruskah kita diam
saja, ketika suasana hati sangat kesal dengan tingkah para pemimpin yang
bersikap tidak adil terhadap rakyat yang memilihnya?
bukankah bicara
langsung tepat pada tujuannya lebih baik daripada berbasa-basi membujuk
dan memuja puji mereka yang tidak berbuat lebih baik dari yang
diharapkan atau mereka janjikan sendiri?
apa salahnya melampiaskan kemarahan dengan kata-kata?
bukankah
sudah bertahun-tahun orang marah dan mencaci maki namun tak ada jua
perubahan yang dilakukan oleh pemimpin di negeri ini?
bukankah
melampiaskan marah dengan kata-kata lebih baik daripada merubuhkan pagar
besi gedung rakyat yang cuma menjadi kuburan bagi aspirasi?
kujawab kawan baik-ku itu segera "daripada disimpan sakit badan, yang jelas sama di mulut dengan hati, gak munafik"
14 Januari 2012
Senin, 06 Agustus 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar