Senin, 06 Agustus 2012

betapa

sejak awal tahun 2012 ini, kesehatanku benar-benar kurang baik. batuk tak sembuh-sembuh meskipun sudah berobat ke dokter *tapi obatnya hilang..hehehehe* dan minum berbagai merk obat batuk. memang batuknya tidak berlangsung sepanjang waktu, namun biasanya menjelang pukul 4 pagi atau pukul 2 siang. wahh... jam segitu itu, batuknya gila-gilaan *iramanya seperti lagu the changchuters*.. gila-gilaan!

jangan ditanya bagaimana aku bekerja dalam kondisi demikian itu. tidak bekerja lah aku sama sekali. paling-paling hanya menulis dan main game, sesekali aku pergi untuk masak dan makan bersama di kantor LBH pos Meulaboh. lalu aku pulang ke Banda Aceh dengan niat untuk hidup lebih sehat dan lebih mudah berinteraksi untuk penyelesaian pekerjaan. namun yang terjadi adalah, aku tetap tak sembuh juga.. Wallahualam.

sesekali aku sempat cemas, karena batukku yang agak aneh ini ditambah lagi selera makanku yg juga menurun drastis. aku hanya makan apabila ketakutanku akan perihnya asam lambung menggerogoti tenggorokan saja. bukannya tak ada yang memasakkan, toh aku juga bisa masak untuk diri sendiri. hanya saja, sering sekali pada saat aku mencium bau masakan lalu lapar muncul dan makanan belum tersedia, maka aku akan melupakan rasa lapar yang kemudian berlanjut pada rasa malas untuk mengunyah makanan.

berat badanku bagaimana?
aku tidak pernah berhasil menaikkan berat badanku meskipun sudah makan sebanyak-banyaknya. tempo hari sempat melewati angka 45 Kg. itupun setelah 4 hari kena infus dan 3 bulan lamanya tidak boleh banyak bergerak kecuali istirahat, makan dan berpikir. pada saat itu, tidak ada pakaian yang harus diganti karena tak cukup ukuran. sekarang, cincin yang biasanya melingkar rapat dan nyaman di jemari, sangat mudah diloloskan sehingga lebih sering tidak dikenakan karena khawatir lolos dari jemari.



2 februari 2012

Tidak ada komentar: