Selasa, 07 April 2009
kampanye JITU
I-nisiatif- Cari tahu visi dan misi caleg yang ada di daerahmu, dan tanyakan pada caleg pilihanmu program-program yang akan ia kedepankan bila terpilih. Pastikan caleg pilihanmu adalah orang yang senang mendengarkan usulan masyarakat tanpa diskriminasi, terampil dalam menghimpun pendapat masyarakat, terbuka dalam menerima kritik, dan mampu membangun kerja sama dengan semua pihak dalam penyelesaian masalah.
T -oleran- Berikan suaramu hanya pada caleg yang menghargai keberagaman suku, agama, ras dan budaya yang ada di seluruh Indonesia, khususnya di daerahmu. Pastikan caleg pilihanmu bukan pelaku ataupun orang yang menyetujui penggunaan kekerasan, baik di dalam kehidupan pribadi, dalam hubungan kerja maupun terhadap anggota masyarakat lainnya.
U-kur- Periksa program caleg pilihanmu. Pastikan program-program yang ditawarkan menjawab persoalan yang dihadapi oleh masyarakat secara sungguh-sungguh, bukan sekedar simbol. Bila nanti caleg pilihanmu terpilih, pastikan keterlibatanmu dalam mengawasi dan memberikan masukan padanya agar program-program itu benar-benar dilaksanakan dan memberikan manfaat, bagimu dan bagi masyarakat.
BEBASKAN INDONESIA DARI DISKRIMINASI!
Komunitas Pemilih Jitu adalah warga negara yang tergabung dalam komunitas yang memiliki concern pada Pemilu 2009 yang berkualitas. Komunitas ini menaruh keprihatinan pada pelembagaan diskriminasi dan intoleransi yang merasuk di tubuh negara melalui kebijakan-kebijakan daerah dan juga sejumlah perundang-undangan. Laporan pemantauan dari berbagai organisasi masyarakat menunjukkan satu kesimpulan kuat bahwa pelembagaan diskriminasi telah menguat di tubuh negara. Praktik intoleransi juga menebar ke masyarakat. Sementara pengikisan kepastian hukum, ancaman integritas sistem hukum nasional, kebhinnekaan Indonesia, telah terus berlangsung.
Komunitas ini digulirkan oleh Komnas Perempuan daan didukung oleh SETARA Institute, YPKM NTB, LENSA NTB, LKHAM Tasikmalaya, BILIK Indramayu, BILIK Subang, Jaringan Pemantau Kebebasan Beragama, Jaringan Pemantau Hak-hak Konstitusional Warga Negara, dan lainnya.
Jadilah pemilih JITU untuk selamatkan keberagaman Indonesia dan bebaskan Indonesia dari Diskriminasi.
Atas nama Komunitas Pemilih Jitu. Kirim dukungan Anda pada kampanye ini, sebarkan gagasan JITU pada saudara, tetangga, dan handaitolan untuk Indonesia yang lebih baik. pemilihjitu@yahoo.com
Minggu, 05 April 2009
kuputuskan untuk memilih
membuatku meringis
setiap kali ditanya, sibuk apa engkau sekarang?
jawabku cuma satu saja... sibuk ngepak barang...
hahahahaha...
mau pindah rumah...
mulai bulan april ini, tidak akan ada lagi foto matahari terbenam dari Kajhu
tapi nanti foto mataharinya dari Ujung Pancu atau Meuraxa saja...
oh ya, sejak pulang dari jakarta yang bertepatan pula dengan dimulainya kampanye terbuka partai-partai yang sedang berusaha merayu rakyat agar memberi suaranya pada mereka pada 9 april nanti, aku jadi banyak kegiatan diluar sana. dari memoderatori bedah buku sampai ke kampanye pemilih JITU (Jeli,Inisiatif,Toleran,Ukur) melawan para penyeru Golput. bukannya hendak mendukung apa yang difatwakan MUI tentang Haram Golput, tetapi menurutku kalau kita membangun posisi tawar yang baik dengan para calon legislator itu.. tentu saja kita beroleh sedikit kepuasan, karena kita sudah ikut menentukan masa depan negeri ini. pada siapa kita percaya agar membuat rakyat sejahtera, pada siapa kita bisa meminta mereka berhenti saja bila tak bisa memenuhi janjinya.
tadi kutonton di televisi, ada sebuah gerakan yang mengajak orang untuk GOLPUT dalam pemilu 9 april nanti. well... dalam alam demokrasi ya biarlah saja mereka mengajak, asal tak melakukan intimidasi dalam proses mengajaknya. sama halnya dengan para partai yang sedang berlomba berjanji-janji seperti dulu lagi. selama dalam mengungkap janji tidak disertai intimidasi, maka penting bagi semua pemilih menyadari konsekuensinya. aku hanya berpikir begini, setelah sekian tahun memutuskan untuk tidak pernah memilih siapapun yang mengajukan dan menjual dirinya sendiri. kali ini aku mengubah pikiranku, aku akan memilih!! karena aku adalah bagian dari negeri ini, aku bertanggung jawab terhadap masa depan negeri ini dan diriku sendiri. aku optimis sekarang, bahwa sekecil apapun peran yang bisa kita lakukan untuk mengubah keadaan... harus kita manfaatkan. dunia tidak akan berubah bila kita tidak berubah. dunia menjadi benar bila orang yang mendiami dunia ini benar.
lama kupikir, bagaimana menemukan korelasi antara memilih dan mengubah masa depan. bila dulu aku tak melihat ada peluang untuk mempengaruhi kebijakan dan sedikit memaksa untuk menjalankan sesuai kehendak rakyat yang beradab, maka tak ada yang perlu dipilih, tetapi sekarang, kupikir aku harus membangun persekutuan-persekutuan dengan para politisi yang sesungguhnya tak punya kecerdasan lebih baik dari yang lainnya, kecuali posisinya yang sangat berpengaruh dimata partai atau konstituennya. orang-orang bijak itu ada diantara sekian banyak orang gila kuasa. maka, kepada merekalah seharusnya kita memberi dukungan.
kali ini, aku akan menetapkan pilihanku pada perempuan! karena aku percaya bahwa kelemahan dan kekuatan mereka tetap bisa dimanfaatkan untuk mengubah situasi dan memperkuat gerakan penegakan HAM juga Hak perempuan dan anak-anak serta orang-orang yang tertindas diluar sana. tentu saja tak sembarang perempuan akan kupilih... aku sudah mencari tahu siapa mereka, karena tak mau aku salah memilih. jangan pula terpilih perempuan yang tak lebih hanya boneka partai dan nafsu berkuasa lelakinya. aku yakin betul, selalu ada cara untuk membuat manusia mengerti..
Selasa, 24 Februari 2009
mataku perih
terpaksa kukerjakan sesuatu yang harusnya jadi kerjaan miss D
tapi mau gimana lagi?
deadlinenya hari ini, klien sudah nagih
Miss D sedang bertugas di tempat yang jauh
tak ada jaringan internet pulak disana (tapi setahuku ada, kok dia ngga tahu yaa?)
hmm... tak mau aku curiga
seharian ini akhirnya aku terpaksa melototi monitor laptop
ngerjain 16 halaman terjemahan laporan final programnya PKBI
sebenarnya bisa selesai dalam waktu 5 jam, tapi karena ada interupsi telpon dari seseorang yang mengaku kangen dengan analisis-analisis politikku, maka 2 jam terpaksa kukorbankan untuknya. waktu tidurku juga berkurang hebat, ada seorang kawan lama yang tiba-tiba curhat.
tapi, apapun penyebab mataku perih... aku pikir semua pasti ada balasannya
semoga selalu yang terbaik bisa kuberikan untuk membuat orang-orang tetap senang, ammiieenn
Minggu, 22 Februari 2009
aahh kangen :)
ada kabar apa yaa?
4 maret aku berencana terbang ke jakarta (tiket pesawatnya udah ada yang bayarin pergi dan pulang), tempat nginap sudah ada beberapa alternatif, tapi tujuan utama tetap ke kayu manis VIII 10B dulu, nanti baru nomad ke Pondok Kelapa, tebet dalam, Kelapa Gading dan rumah Djie sam soe-nya M Erwin (ke M Use ngga pake nginap ya mas...kekekekkeke)
Keperluannya apa yaa?
1. Nonton Java Jazz pas hari Minggunya saja (tgl 8 maret, karena ada keperluan laporan langsung buat acara Just Jazz pada Minggu malam)
2. ketemu kawan-kawan aktifis/caleg
3. ketemu kawan-kawan FB
4. ketemu kawan-kawan JGC 12/21 dan MP
5. rehat alias berlibur dengan tidur sepuasnya tanpa keharusan ngerjain proposal atau mikirin rancangan Qanun
6. belanja kalau kondisi dompet sehat
7. Mengikuti undangan Ool maen ke Semarang (waaahhh aku bisa ketemu si farrady!!)
lama perjalanan kali ini targetnya tetap seminggu kalau molor sampai 10 hari deh (ngga tega lama-lama ninggalin studio, ntar bisa sakit).
oh iyaa.. sebenarnya, aku sudah tidak berencana ke jakart tahun ini, terkait dengan kondisi keuangan yang sedang krisis dan kurang sehat. tapi kemudian ada teman yang baik hati (Ool) bersedia bayarin tiket pesawat, akomodasi bisa dibebankan pada MH dan Ezki (kayumanis VIII tunggu akuuu!!) juga ujang yang akan dengan senang hati nyuciin pakaianku, manggilin ojek atau taksi.. (waah itu anak musti dibawain sesuatu)
hmmm... ntar aku susun perjalanan efektifnya lah, biar sempat ketemu sama semuanya dan semua tujuan tercapai dengan proporsional dan memuaskan.
sampai bertemu di Jakarta atau semarang yaa ;)
Jumat, 30 Januari 2009
he never knew
menyimpan sebuah gunung api di dadaku
dengan lahar yang menggelegak
dan lava yang dingin pelan merayap
bersiap..
menunggu waktu..
memuntahkan segenap isi
pada hamparan kering kasihnya
Kamis, 22 Januari 2009
aduuuhhhh....
rindu yang tak bisa dipahami
mendesak-desak memampat paru-paru
membuat kepala sakit bukan kepalang
apa yang harus kulakukan?
sudah coba kutanyakan..
hendak kemana haluan diarahkan?
lama terdiam...
dia katakan "terserah saja"
bagaimana bila kuteruskan..
sedangkan yang kujelang adalah badai
aku berlari kian kemari, menjaga kemudi membentang layar
dia hanya tersenyum, menatap ikan-ikan gemuk yang berlompatan
hendak kuputar saja haluan menuju pulang...
tapi ini di tengah lautan, awan hitam menutup bintang
gelombang besar memutar memuting beliung
aku tak tahu, apa yang harus kulakukan?
aku kehabisan energi, menjaga perahu agar tak karam
dia masih tersenyum menatap buih pecah di buritan
apa yang harus kulakukan??
aku tak mau jadi nakhoda di kapal orang
aku tak bisa berenang...
kenapa dia hanya diam?
sungguh... aku teramat lelah..
air mata, kering sudah..
sekarang kah saatnya pasrah?
mengikut kata dia "terserah.."
puisi dini hari
maka itu kusebut DIA setiap dalam setiap hendak gerak
hanya saja aku tak bercinta denganNYA
dengan tujuan memperbanyak anak
aku mencintai Muhammad SAW karena Tuhan
kusanjung puja dan kurindukan senyum sapanya
dan Muhammad adalah manusia
seperti juga laki-laki yang tegar menjejak zaman
ketika seorang lagi, laki-laki terpesona cinta
Minggu, 18 Januari 2009
kebodohan
lalu aku juga berpikir
bahwa aku memang dungu
hanya karena aku memutuskan
untuk memberikan seluruh hidupku
pada harapan-harapan sendiri
yang kuyakini..
sudah mati
Minggu, 11 Januari 2009
bukti..
kuharapkan engkau mengerti...
sebegitu inginnya aku tunjukkan padamu
bahwa engkau kutunggu sampai mati..
kubebaskan engkau jalani
setiap detik dan langkah mencari
karena tak mau jadi beban dibahu
mencintai bukan berarti menggelayutimu sepanjang waktu
kau lihatlah parut namamu ini
tak mungkin lagi kuhapus..
karena itu, cobalah pahami
jangan biarkan asaku pupus
Senin, 05 Januari 2009
curhat: Fast Car...
I got a ticket to anywhere
Maybe we can make a deal
Maybe together we can get somewhere
Anyplace is better
Starting from zero got nothing to lose
Maybe we'll make something
But me myself I got nothing to prove
Sung by: Tracy Chapman
sound track Dead Poet Society kalo ngga salah
somehow.. saya kalau mendengar dan menyanyikan lagu ini seperti terlindas, entah apa sebabnya..mungkin suara Tracy yang berat dan rendah itu? atau memang musik dan syairnya yang memang kuat, juga dekat dengan kehidupan banyak orang?
fast car dalam lagu ini menurut Q magazine, bukan berarti mobil yang sebenarnya... tapi lebih kepada sebuah hubungan atau relationship yang tidak berhasil karena berawal dari tempat yang salah.
You got a fast car
And I got a plan to get us out of here
I been working at the convenience store
Managed to save just a little bit of money
We won't have to drive too far
Just 'cross the border and into the city
You and I can both get jobs
And finally see what it means to be living
cerita yang terus mengalir kan? si perempuan yang optimis dan ingin betul mengubah hidup, terus meyakini adanya kehidupan yg lebih baik. yaah.. perempuan selalu harus lebih optimis daripada laki-laki. karena mereka tidak bisa rely on man for whole life time.
sering, saya berpikir.. setiap kali memulai sebuah hubungan khusus dengan seorang laki-laki, saya berpikir bahwa saya pasti bisa memahami pikiran dan keinginan mereka. saya juga yakin dan optimis, bahwa saya bisa menemukan kesepakatan bila terus bicara dengan mereka tentang banyak hal. tetapi... pada akhirnya saya menemukan bahwa, salah satu atau keduanya sangat egois. politis... begitulah saya memandang atau memulai sebuah hubungan, selalu saja tujuannya adalah kompromi, diplomasi dan having fun belaka. tanpa sadar, sebagai perempuan . saya juga cenderung menerima kekurangan laki-laki, karena saya pikir mereka pasti bisa menerima kekurangan saya juga. dan lagi-lagi saya sering salah dalam hal ini. optimis... ya saya selalu optimis memandang apapun masalahnya.
You got a fast car
And we go cruising to entertain ourselves
You still ain't got a job
And I work in a market as a checkout girl
I know things will get better
You'll find work and I'll get promoted
We'll move out of the shelter
Buy a big house and live in the suburbs
You got a fast car
And I got a job that pays all our bills
You stay out drinking late at the bar
See more of your friends than you do of your kids
I'd always hoped for better
Thought maybe together you and me would find it
I got no plans I ain't going nowhere
So take your fast car and keep on driving
Tracy memang tidak mempengaruhi cara berpikir dan bertindak saya melalui lagu ini, karena saya baru mengenal lagu ini sekitar tahun 2000, meskipun lagu ini sudah di release pada tahun 1988. saya selalu yakin, it is ok, kalau kamu.. laki-laki saya tidak punya pekerjaan dan mudah menyerah, tapi punya saya dan rencana dan impian yang bagus untuk dicoba wujudkan.
kadang, memang harus saya akui, saya terlalu naif menilai perjalanan hidup dan sering menyederhanakan masalah supaya bisa menemukan jalan keluar yang paling mudah meskipun tidak detail. saya pikir, saya berharap terlalu banyak. karena saya sama sekali tidak bisa membaca pikiran kaum laki-laki, meskipun saya pegang satu prinsip, bahwa laki-laki saya adalah orang yang bicara hanya seperlunya, seperti yang dikatakannya. laki-laki saya, tidak pernah orang yang optimis tentang sebuah hubungan. mungkin karena saya juga tidak begitu menginginkan keputusan-keputusan kejutan dalam berhubungan? entahlah... mungkin karena saya belum bertemu dengan laki-laki saya yang benar-benar tepat.
saya selalu ingin membantu orang membuat keputusan, karena saya pikir.. tidak ada salahnya kita mencoba segala resiko, terus bergerak dan menemukan sesuatu yang lebih baik. seperti yang dinyanyikan Tracy dalam penutup lagunya
You got a fast car
But is it fast enough so you can fly away
You gotta make a decision
You leave tonight or live and die this way
semoga saja, laki-laki saya yang berikutnya adalah dia yang tahu betul bagaimana memanfaatkan fast car untuk have a better living with me.
apakah ini my wish for this year.. maybe, tapi tidak prioritas lagi. saya mau punya fast car sendiri, saya punya rencana sendiri... saya tahu bagaimana menjalankannya, dengan atau tanpa laki-laki saya, saya tetap harus have a better life. saya tidak bisa rely on man for whole lifetime..
sendiri dulu, sendiri sekarang... dan sudah pasti sendiri nanti
karena cuma kita yang harus bertanggung jawab pada pilihan hidup kita dan semua perbuatan kita sepanjang hidup.
copas: about jilbab
Jilbab, Penghormatan Islam Untuk Wanita
CORBIS.COMPERLINDUNGAN: Penutup tubuh bagi wanita atau jilbab merupakan wujud penghormatan dan perhatian islam, sebagai perlindungan diri.
Wanita dalam islam sangat dihargai dan dihormati, sangat berbeda dari anggapan yang tidak benar dan menyimpang yang tersebar luas diantara para non muslim.
Kitab suci Al-Qur'an telah menggarisbawahi fakta, pria dan wanita memiliki posisi yang sama dimata Allah. Hal yang membedakan adalah keimanan dan amal ibadahnya.
Hukum islam telah menjamin hak wanita lebih dari 1.400 tahun yang lalu, terutama ketika wanita dalam masyarakat barat tengah berjuang untuk memperoleh haknya.
Contohnya, islam memandang wanita sebagai seseorang secara utuh yang secara spiritual sama dengan laki-laki. Selain itu, berdasarkan Hukum Islam, wanita juga memiliki hak untuk memiliki lahan, menjalankan bisnis dan memperoleh upah yang sesuai dengan pekerjaannya.
Dalam islam, wanita memiliki kontrol terhadap kekayannya. Wanita juga tidak boleh menikah, tanpa keinginannya.
Kemudian, wanita dalam islam juga memiliki hak waris terhadap properti dan hak untuk memohon cerai dari suaminya jika diperlakukan tidak sesuai dan tidak dapat lagi hidup bersama dalam pernikahan.
Islam juga tidak melihat wanita dengan pandangan merendahkan atau sebagai godaan yang menyesatkan. Juga tidak menyalahkan wanita sebagai penyebab dosa.
Wanita dalam islam bisa melakukan semua ibadah yang sama dengan laki-laki. Bahkan, hak yang diberikan islam terhadap wanita sekitar 1.400 tahun yang lalu, jauh lebih dulu dibandingkan di dunia barat pada tahun 1900-an.
Lima puluh tahun yang lalu, wanita dalam masyarakat barat tidak dapat membeli rumah atau mobil tanpa tandatangan dari ayah atau suaminya.
Islam memberikan rasa hormat terhadap wanita dan peran penting dalam masyarakat.
Sebagai catatan, Nabi Muhammad SAW berhasil menghentikan perbuatan keji pada wanita pada masyarakat masa itu. Contohnya, Al Qur'an menghentikan para penyembah berhala yang membunuh bayi perempuan yang lahir.
Penghormatan islam terhadap wanita dapat terlihat dari "mahkota" yang diberikan berupa jilbab dan kerudung, justru sering dianggap oleh orang anti muslim sebagai simbol penindasan dan perbudakan. Allah memerintahkan wanita muslim untuk mengenakan penutup di seluruh tubuh kecuali wajah dan tangan sebagai pelindung.
Al-Qur'an menyebutkan dengan jelas, menggunakan kerudung sebagai penutup tubuh sebagai kewajiban, bukan sebagai pilihan.
"Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin. Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al Ahzab:59)
Al-Qur'an juga menunjukkan pentingnya kerudung untuk kesopanan yang dapat melindungi wanita dari gangguan.
Salah satu tujuan dari penggunaan kerudung dalam islam adalah perlindungan. Kerudung dalam islam tidak bisa diartikan debagai kekuasaan pria terhadap wanita, atau kepemilikan seorang wanita oleh pria. Sebaliknya, hal itu menunjukkan penghormatan dan perhatian terhadap wanita.
resources aselinya : ini...
aku bilang... aku senang dan suka berjilbab..meskipun mungkin islamku masih sebatas islam KTP sajah
Kamis, 01 Januari 2009
bacaan hari ini
karena sedang bosan, aku ngulik Facebook
dan menemukan tulisan ini dalam postingan Mbak Suci, istri Alm Munir sang pejuang HAM
Aku tidak pernah menerima apa yang kupinta, tapi aku menerima segala yang kubutuhkan.”
kata-kata yang inspiratif yaa.
kalau mau baca artikel penuhnya, silakan klik disini saja
isinya tentang kisah perasaan Mbak suci ketika Munir meninggal pada 7 september 2004 silam. aku jadi makin kesal pada keputusan pengadilan membebaskan Muchdi Pr dari segala tuntutan.. sudah gila!! tidak ada keadilan sama sekali memang di pengadilan-pengadilan Indonesia tercinta ini.