mari bermain sembunyi-sembunyi
kau bersembunyi di hatiku
aku bersembunyi di hatimu
kita saling mencari
sambil meniti di sulur waktu
tak berhenti
hingga bertemu
lalu kia bernegosiasi
untuk menyatu
tak perlu menunggu
mari bermain sembunyi-sembunyi
pagi-pagi dilanda badai rindu
tapi enggan menyapa, pilu
Kamis, 07 Oktober 2010
Rabu, 06 Oktober 2010
tentang rindu
berjejalan tak terungkap
dada terhimpit kata
jemari tak mampu meraih
ini jarak terlalu jauh
tak bisa dilipat
itu waktu tak pernah kompromi
selalu dahulu dari rencana
ruang tak berubah bentuk
mengisi namun tak penuh
dimana mimpi berlabuh
di ranjang melepas lelah
atau di angin
menderu menjauh
suaraku tak berwujud kata
mataku tak bersinar cinta
halang pandang begitu tebal
mengabut dan tak hendak mencair
lipat jarak itu, cinta
berilah tanda
pada mata, pada wajah
tabalkan rencana
dada terhimpit kata
jemari tak mampu meraih
ini jarak terlalu jauh
tak bisa dilipat
itu waktu tak pernah kompromi
selalu dahulu dari rencana
ruang tak berubah bentuk
mengisi namun tak penuh
dimana mimpi berlabuh
di ranjang melepas lelah
atau di angin
menderu menjauh
suaraku tak berwujud kata
mataku tak bersinar cinta
halang pandang begitu tebal
mengabut dan tak hendak mencair
lipat jarak itu, cinta
berilah tanda
pada mata, pada wajah
tabalkan rencana
Langganan:
Postingan (Atom)
