Senin, 06 Agustus 2012

Hampir Setahun

Seingatku, bulan mei tahun 2011 aku sudah mulai mempersiapkan diri untuk menjadi komisioner di Komisi Informasi Aceh -KIA- yang akan menjadi pelaksana mandat UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Aceh.
Dari mulai proses mengumpulkan persyaratan Administrasi sampai persiapan menghadapi beberapa tahapan seleksi aku lakukan dengan dukungan sepenuhnya dari Keluarga juga teman-teman baikku di LSM seantero Aceh *yang kenal aku dunk*

semua Proses tahapan seleksi dari 87 peserta hingga mengerucut jadi 15 peserta saja, berlangsung pada tahun 2011. karena punya kesibukan lain dan fokus pula, maka soal jadi atau tidak jadi sebagai komisioner sama sekali tidak menjadi perhatian besar. Meskipun teman-teman baikku terus memperbarui informasi dan berdiskusi tentang situasi politik yang akan mempengaruhi proses. Benar saja, sepanjang tahun 2011, perhatian publik adalah pada seputar pelaksanaan pilkada. Tidak ada kepastian sama sekali kapan Komisi A DPRA akan melaksanakan Fit and Proper Test untuk memilih 5 komisioner dan 2 komisioner cadangan KIA.

berita baik itu datang pada awal Maret 2012. ketika semua itu nyaris terlupakan dan diri lebih senang dengan kehidupan tanpa beban sejak awal 2012. Sembari mengerjakan apa yang diharapkan oleh beberapa teman agar membantu mereka dalam mengimplementasikan program tertentu secara paruh waktu, aku mempersiapkan diri seadanya hingga hari pelaksanaan Fit and Proper Test pada 21 Maret 2012.

Fit and Proper Test berlangsung biasa saja, seperti halnya aku berhadapan dengan orang-orang dalam sebuah ruangan dan kami berdialog disana mengenai macam-macam hal. bedanya, bila biasanya orang-orang yang akan melakukan fit and proper itu menjadi tamuku di acara talkshow, mendapat serangan pertanyaan bertubi-tubi dariku, maka saat itu akulah yang menjadi narasumber dan mereka melakukan wawancara keroyokan.

Alhamdulillah, aku bersyukur karena basic pekerjaanku sebelumnya adalah selalu berhadapan dengan banyak orang dan berusaha mengelola waktu dengan baik untuk mendapatkan jawaban bagi setiap pertanyaan. maka akupun melakukan tugasku semampu dan sepemahamanku saja. diluar dugaan, aku bisa begitu santai menjawab pertanyaan mereka yang cenderung menuntut komitmen dan kemampuan memahami tugas-tugas yang dimandatkan UU KIP itu.

jujur saja, aku tidak bergitu yakin dengan hasilnya karena aku tahu bahwa 14 peserta lainnya tentu jauh lebih dariku. namun ada satu keuntungan yang kudapatkan! bahwa peserta wanita yang lolos seleksi sampai ke tahap Fit and Proper Test hanya 2 orang saja. yaitu aku dan seorang ibu yang aktif di YLKI. dan entah atas dasar pertimbangan apa, ternyata Komisi A DPRA memilih aku untuk dinyatakan lulus sebagai Komisioner di Urutan ke 4.

sudah dinyatakan lulus sehari setelah proses Fit and Proper Test berlangsung, ternyata bukan berarti sudah selesai semua urusan. bukan berarti aku tinggal masuk kantor dan menangani masalah sengketa informasi begitu saja. aku dan 4 komisioner lainnya yang dalam waktu singkat langsung bisa menyatukan langkah dan semangat untuk menjadikan lembaga ini kredibel sesuai tuntutan dari masyarakat dan para selektor masih harus berhadapan dengan berbagai kendala.

belum adanya SK penetapan dan pelantikan menjadi kendala utama, belum lagi soal anggaran yang susah di akses informasi angkanya saja. Tantangan berikutnya adalah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terutama pemerintahan.

entahlah... mudah-mudahan segera sebelum lalu waktu setahun, KIA sudah bisa beraktivitas dan melaksanakan mandatnya. Bismillahirrahmanirrahim.

25 April 2012

Tidak ada komentar: