Kamis, 25 Desember 2008

cerita dendy...

mellow nite...
Jum'at, 26 Desember 2008
sama seperti kebanyakan orang yang malam ini ngga bisa tidur...
aku dan dendy, temanku yang sekarang memilih menetap di pulau dewata, berusaha mengatasi rasa yang aneh dalam diri kami masing-masing dengan berbagi cerita. ya.. cerita tentang 4 tahun yang lalu.

kami seperti terbawa pusaran kenangan.. pada hari itu.. 4 tahun yang lalu
kutulis ini sambil ngobrol dengan dendy di facebook...

just like that.. aku cuma ingat lg masukin tangan mau ambil uang 10ribu terakhir dari kantong celana pendekku pagi itu dan begitu mengangkat wajah.. their gone..
kept lookin' til my last time in banda.. n never found them..

both of them woman.. n i'm so proud to grab them n throw them to my jeep on the last second.. diwaktu yg singkat itu aku gak peduli bahwa mereka cuma pengemis dan hanya berfikir mereka masih bisa selamat kalau aku angkat.. oh man.. i'm cry..

n God knows why.. He trust me...

sekalut apapun aku saat itu mencoba mengendalikan mobil karena bagian blakang udah dihantam air.. tapi aku masih bisa dengar mereka.. dan lebih dari 20 orang itu juga help me.. mereka membuat mobilku jadi berat sehingga tidak terlempar.. what an old but sturdy jeep.. membawa segitu banyak orang tapi terasa bagai mobil sport yg ringan sekali...

mobilku ada besi roll bar buat safety off-road.. yg teringat hari itu semua coba berlari dan jump to my car.. ada yg tangannya aja nempel badan di luar.. ada yg kakinya aja nyangkut.. dan mereka gak mau turun sampai aku mutusin kembali kerumah.. hanya 2 malaikat itu yg minta turun..

so thats why.. the two angel match all the time.. kalo aku gak ambil mereka aku gak akan ketemu ibuku di tengah jalan karena baru aja keluar dari mulut kampung, trus kalo aku gak ketemu ibuku aku akan terus melaju dan dihantam air di simpang tiga.. semua waktu begitu tertata saat itu ci..

best time in life ci.. best best time

at gudang oxigen in meunasah manyang.. tidur beralas kain dan memeluk 3 muk beras..

3 muk beras itu kita masak jadi bubur dan dibagiin ke 30-an orang yg ada di situ..

dari rumahku.. dari atas lemari yg tak ikut terlempar keluar..

hanya ada ego.. but i'm understood. yg aku ingat sejak hari pertama itu aku memberikan semua uang yg aku punya buat siapa aja yg kutemui dan kuanggap lebih memerlukan.. dan setiap aku ngasi uangku secepat itu juga ntah darimana2 rezeki berdatangan

aku ngasi lembaran 50 ribuku yg terakhir buat seorang teman penarik becak yg nangis karena anaknya yg bayi gak ada susu..dan besoknya aku dapat uang 15juta.. dan anak itu sampai hari ini hidup...

itu cerita dendy... tentang pengalamannya menyelamatkan diri pada 26 desember 2004. hari yang dianggapnya sebagai hari terbaik dalam hidupnya. cerita tentang dua perempuan yang ditolongnya ditengah kekalutan, yang menghilang begitu ia turunkan mereka di depan terminal stui.. dua perempuan yang berwajah berih dan tak lepas menyebut nama Allah.. yang menurutnya adalah jelmaan malaikat yang dikirim Allah padanya...

aku menangis.. dendy menangis... kami banyak menangis malam ini.




Selasa, 23 Desember 2008

ada yang lain...

lantaran batuk-batuk terus... terpaksa menghentikan kebiasaan merokok untuk sementara waktu. terhitung sejak 15 Desember 2008, saya nyaris lupa bagaimana rasanya djie sam soe.

seperti biasa, reaksi awal kalau puasa merokok adalah INSOMNIA... kok bisa ya? tidur juga ngga nyaman, gelisah.. sebentar-bentar terbangun, dada juga rasanya sesak gitu. berdasarkan pengalaman sebelumnya, reaksi tak bisa tidur setelah berhenti merokok ini, ngga akan hilang sampai 4 bulan kemudian. selera makan juga ngga bertambah pasca puasa merokok

tenggorokan juga rasanya agak seret... padahal udah ke dokter, udah dikasih obat juga, tapi kok ya rasanya ndak berubah ini serangan batuk masih kuat setiap pagi. apakah lantaran puasa merokok kali ini ngga diniatin seperti tahun lalu, makanya berasa agak aneh? entahlah.... mau nyoba aja, kali ini bisa berhenti berapa lama?

Sabtu, 20 Desember 2008

end...

terkapar jua tuan
diantara ketegaran dan kebahagiaan
raga jatuh..
benak kisruh

aku mengaku
telah habis
sudah tiba waktu
aku hanya punya tangis

bye bye

Selasa, 09 Desember 2008

Akhirnya!!!!

Setelah berusaha berulang kali menganggapnya sebagai bagian dari kehidupan rumah kajhu.. akhirnya Ninong nyerah.. saat sedang rapat pertanggung jawaban program, dia kirim sms "tolong beli lem tikus.. udah ngga tahan nih, dia keluyuran tak ada sopannya"

maka, kubeli dua tube lem tikus.. dan malam itu kami bekerja keras untuk mencetin lem yang super duper susah ngeluarinnya dari tubenya. pasang 3 karton, dan letakkan ditempat-tempat strategis.

tanpa menunggu lama, seekor langsung terjebak pada karton lem itu. kemudian seekor lagi menemani pada karton yang sama. berikutnya yang terjadi adalah, ninong dan suci tolak-tolakan untuk memusnahkan makhluk itu. sedangkan aku, mana tega.. biar kata paling sadis diantara semuanya, aku cuma berani nyembelih ayam atau kambing, nyuntik sapi dan kerbau serta mangkas rumput buat makanan ternak. membunuh tikus? NO WAY!!

seminggu ngga pulang ke rumah, begitu balik.. Ninong langsung cerita, bahwa salah satu dari dua ekor yang terjebak berhasil melepaskan diri, dan balik lagi keluyuran dalam rumah. sedangkan yang satunya.. langsung dibungkus plastik biar mati kehabisan nafas katanya (duwwhh kejamnya nona cantik itu).

Nah.. Kemarin sore, setelah shalat Asar, tanpa sengaja aku melongok ke bawah Meja Komputer, dan terdengar cericit seekor tikus terjebak..hayaaahh... ngga tega lihat matanya, mau dilepas.. ntar si Ninong ngamuk.. akhirnya biarin aja deh, biar dibereskan Ninong dengan caranya. cukup beri tanda bahwa ada lagi yang tertipu dengan makanan umpan itu.


apakah para tikus sudah kapok dan berhenti berseliweran di rumah kajhu? I Don't Think So

Minggu, 07 Desember 2008

rupanya....

Yang judulnya silaturrahmi, bisa dilakukan dengan media apa saja kan?
Nah.. Idul Adha kali ini yang terpaksa kuhabiskan dengan kegiatan Siaran sepanjang hari, itu orang-orang kenapa kompakan pada ngga datang ke Studio yaa?
mana gerimis sejak pagi ngga ada redanya... mau keluyuran, lihat-lihat suasana yang pati rame banget.. di depan Mesjid Raya, jadi ngga terpenuhi. sebabnya??

PENYIAR LAEN KOK NDAK ADA YANG DATANG!!!
padahal kan ini bukan hari siaran saya!! setiap senin, saya libur siaran.. kecuali kalau didin lagi kumat malas atau keluyuran dengan tugas reporternya. aahh... cara berlebaran yang ndak Asyik (meskipun udah bertahun-tahun dilakoni)

oh iya, tadi mau bicara soal silaturrahmi. yang paling gampang adalah dengan kirim SMS saja. karena sudah tahu pasti dan belajar dari pengalaman, kirimlah SMS selamat lebaran itu sebelum Hari Raya-nya atau sesudahnya. maka, aku melakukannya pada malam lebaran (dini hari sebelum tidur) tanpa meriksa, berapa kekuatan pulsa saat itu. 60 sms (2 halaman yg bernilai Rp. 300) kukirim bersamaan dalam 3 gelombang. lalu apa hasilnya? HP tua-ku Motorola 380i itu HANG!!

kupikir, Hangnya karena memorinya ngga kuat nampung lebih dari 80 sms, tapi.. setelah melakukan usul periksa dan bolak balik di nyala-matikan, baru ketauan penyebab HANG-nya itu apa.
PULSANYA abis...yang mengakibatkan SMS mental-mental... keluar males, masuk susah... dan aku baru menyadari semua itu setelah 8 jam pengiriman. untung saja, ada tukang debet pulsa yang sedang lebaran sama anak istri, tapi tetap bersedia menyuntikkan pulsa, meski bayarnya dua hari lagi (kalo dia balik).

itu untuk nomer kartu yang matahari ketawa.. kalau yang satunya lagi, yang nelponnya murah banget, dua jam cuma 4ribu perak itu, ngga ada masalah. lagian, nomer yang itu ngga begitu terkenal dikalangan teman-teman aktifis/network, jadi biar pulsa tinggal 8ribu, masih bisa nelpon 4 jam lagi dunk... (sms bisa 80 lagi). bukan salah jaringan-nya lancung.. tapi pulsa yang merobek kantung...

Met Idul Adha 1429 H
yang ngga kebagian SMS.. maaf yaaa.. ntar kalo pulsa saya sudah disuntikin lagi, saya pasti kirim dah (tapi kirim nomermu dulu... jangan lupa yaa)

Jumat, 05 Desember 2008

Jangan menikah, karena...

Kata para ahli.. Menikah itu bisa membuat orang lebih sehat dan bahagia (jadi gendut dan digendutkan..kkakakakakkakaka) tapi.. para ahli juga bilang gini :

jangan kita melepas kelajangan karena hal-hal berikut:

- Uang, memutuskan menikah hanya karena seseorang itu dapat memberi limpahan materi adalah alasan yang buruk.

- Anak, pertimbangkan bila Anda menikah hanya karena alasan ingin punya anak. Setelah anak lahir, maka Anda harus membesarkan, mengasuh, dan mendidik sang anak bersama dengan pasangan Anda. Bagaimana bila pasangan bukan sosok yang tepat untuk itu?

- Dikejar target, menikah hanya melulu karena ingin memenuhi target, misalnya harus menikah sebelum usia 35 tahun. Bagaimana jika Anda memaksakan bersanding dengan orang yang sebenarnya sama sekali tidak cocok dengan Anda?

- Tekanan sosial, hanya karena malu semua teman sudah menikah, dan mereka plus orangtua terus mendesak menanyakan kapan giliran Anda, maka Anda terpaksa menurunkan standar atau ”asal tubruk” mencari pasangan

pantesan awak tak menikah sampai sekarang... banyak rupanya orang yang baca ini..


Kamis, 04 Desember 2008

Could I??

Aku lagi mikir..
Bisakah perempuan-perempuan di dunia ini berbahagia semua?
di Afrika, katanya charliz Teron, tiap 26 detik seorang perempuan diperkosa.. kok bisa ya? kenapa harus memperkosa? apa begitu sulitkah menahan diri? apakah karena perempuan-perempuan disana ngga ada yang pake baju?? kalau memang mereka diperkosa karena kemolekan tubuhnya? (lagian ini lebih banyak dijadikan alasan oleh banyak lelaki untuk memperkosa, karena perempuan sering mempertontokan auratnya)

lalu.. bagaimana perempuan bisa menjadi sekolah bagi anak-anaknya, bila 97% dari mereka tidak sadar akan arti kekerasan dalam rumah tangga? apa sih yang diajarkan pada mereka (kalau mereka pernah sekolah atau belajar ilmu agama?) sehingga mereka sama sekali tidak mengerti bahwa mereka sedang disakiti (baik fisik maupun mental?)

kata temanku.. udah ci, ngga usah terlalu dipikirin.. yang penting kan kita tidak masuk dalam kelompok korban. kita tidak membiarkan diri kita menjadi korban. kadang-kadang aku tidak bisa demikian saja membiarkan diriku tak berpikir. karena menurutku, berpikir itukan suatu kegiatan yang paling asyik.. jadi buat apa dunk aku belajar ini itu, peduli dan sadar? kalau tidak berpikir? bukankah itu bukti bahwa aku berbeda dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain?

apa buah pikirmu ci? begitu tanya temanku itu..
sebuah strategi, agar perempuan-perempuan tidak diam ketika disakiti. mendidik mereka untuk lebih mandiri, ikut serta memikirkan hal lain selain diri sendiri. selain berusaha untuk berkulit putih dan digilai banyak laki-laki. tetapi berusaha selalu sehat akal dan tubuh. mengajak mereka membaca tentang banyak hal, menganalisisnya dari perspektif perempuan, lalu bicara pada laki-laki dengan terbuka, apa yang mereka inginkan.. apa yang mereka harapkan. mengapa cuma bicara ci? karena peran-peran sebagai negosiator and lobbyist tidak berakhir setelah konflik bersenjata berakhir.

aku bersepakat dengan para perempuan yang mengatakan bahwa kesempatan tidak harus ditunggu tetapi dicari. aku bersepakat bahwa sebagai perempuan, kami punya kekuatan yang harus diakui. menyakiti perempuan sama artinya dengan menyakiti dia yang memiliki surga di bawah telapak kakinya. semua perempuan memiliki surga, jadi.. jagalah surga itu, jangan rampas dengan kekerasan.

keinginanku sangat sederhana, membuat seorang perempuan yang kutemui tersenyum, menjadi lebih percaya diri dan tahu bagaimana memperlakukan dirinya lebih terhormat. menghargai tubuh dengan tidak membiarkan orang menjajah tubuhnya lewat produk-produk iklan dan aturan-aturan yang memberangus kebebasan pikirnya.

40 perempuan beranak satu membaca koran hari ini, sama artinya dengan 40 anak terselamatkan dari kebodohan struktural. mari hidup terhormat tanpa kekerasan terhadap perempuan. sadar tidak sadar, siapa saja bisa menjadi aktor kekerasan.