Jum'at, 26 Desember 2008
sama seperti kebanyakan orang yang malam ini ngga bisa tidur...
aku dan dendy, temanku yang sekarang memilih menetap di pulau dewata, berusaha mengatasi rasa yang aneh dalam diri kami masing-masing dengan berbagi cerita. ya.. cerita tentang 4 tahun yang lalu.
kami seperti terbawa pusaran kenangan.. pada hari itu.. 4 tahun yang lalu
kutulis ini sambil ngobrol dengan dendy di facebook...
just like that.. aku cuma ingat lg masukin tangan mau ambil uang 10ribu terakhir dari kantong celana pendekku pagi itu dan begitu mengangkat wajah.. their gone..
kept lookin' til my last time in banda.. n never found them..
both of them woman.. n i'm so proud to grab them n throw them to my jeep on the last second.. diwaktu yg singkat itu aku gak peduli bahwa mereka cuma pengemis dan hanya berfikir mereka masih bisa selamat kalau aku angkat.. oh man.. i'm cry..
n God knows why.. He trust me...
sekalut apapun aku saat itu mencoba mengendalikan mobil karena bagian blakang udah dihantam air.. tapi aku masih bisa dengar mereka.. dan lebih dari 20 orang itu juga help me.. mereka membuat mobilku jadi berat sehingga tidak terlempar.. what an old but sturdy jeep.. membawa segitu banyak orang tapi terasa bagai mobil sport yg ringan sekali...
mobilku ada besi roll bar buat safety off-road.. yg teringat hari itu semua coba berlari dan jump to my car.. ada yg tangannya aja nempel badan di luar.. ada yg kakinya aja nyangkut.. dan mereka gak mau turun sampai aku mutusin kembali kerumah.. hanya 2 malaikat itu yg minta turun..
so thats why.. the two angel match all the time.. kalo aku gak ambil mereka aku gak akan ketemu ibuku di tengah jalan karena baru aja keluar dari mulut kampung, trus kalo aku gak ketemu ibuku aku akan terus melaju dan dihantam air di simpang tiga.. semua waktu begitu tertata saat itu ci..
best time in life ci.. best best time
at gudang oxigen in meunasah manyang.. tidur beralas kain dan memeluk 3 muk beras..
3 muk beras itu kita masak jadi bubur dan dibagiin ke 30-an orang yg ada di situ..
dari rumahku.. dari atas lemari yg tak ikut terlempar keluar..
hanya ada ego.. but i'm understood. yg aku ingat sejak hari pertama itu aku memberikan semua uang yg aku punya buat siapa aja yg kutemui dan kuanggap lebih memerlukan.. dan setiap aku ngasi uangku secepat itu juga ntah darimana2 rezeki berdatangan
aku ngasi lembaran 50 ribuku yg terakhir buat seorang teman penarik becak yg nangis karena anaknya yg bayi gak ada susu..dan besoknya aku dapat uang 15juta.. dan anak itu sampai hari ini hidup...
itu cerita dendy... tentang pengalamannya menyelamatkan diri pada 26 desember 2004. hari yang dianggapnya sebagai hari terbaik dalam hidupnya. cerita tentang dua perempuan yang ditolongnya ditengah kekalutan, yang menghilang begitu ia turunkan mereka di depan terminal stui.. dua perempuan yang berwajah berih dan tak lepas menyebut nama Allah.. yang menurutnya adalah jelmaan malaikat yang dikirim Allah padanya...
aku menangis.. dendy menangis... kami banyak menangis malam ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar