Berhubung Bidadari kecil dari Lhokseumawe sedang menemani Ummi-nya mendaftar ulang untuk beasiswa Akta 4 di Banda Aceh selama 3 malam, maka dengan senang hati, selama berada disekitar rumah, terutama sedang gendong dia, saya harus menahan diri untuk merokok.tadinya sih enggak peduli, karena Abah-nya kan juga perokok. tapi Umminya bilang, kata Dokter Bidadari mungil ini, tidak bisa terpapar asap, segala asap.. baik rokok, dapur, motor/mobil sampai asap dupa sekalipun. mau tak mau, semua orang jadi bekerja sama untuk menjaganya dari siksaan asap. kasian juga, cakep gini kalau harus batuk-batuk dan sesak nafas melulu gara-gara asap kan?
tapi.. jadi kebayang, kalau alergi asapnya ini berlangsung sampai gede, ntar nih anak kagak pernah bisa masak dunk? kalau dia sekolahnya ntar jauh dari rumah, ketika ummi dan abahnya ngga sanggup bayarin tukang masak, gimana yaa? padahal dia kan doyan makan??
positifnya buat saya selama bidadari ini nginap dirumah dan diperkirakan sampai dua tahun kedepan, dia akan menemani umminya kuliah lagi dan direncanakan tinggal bersama kami, maka... selama berada dirumah, saya jadi ngga bisa merokok dan .... hemaaaaat!! hihihihi.... jadi bisa benar-benar beruaha berhenti merokok kan? Insya Allah. bagus buat kesehatan Nona Zizi dan kesehatan kantong juga dada saya .. hehehehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar