
sekarang saatnya keluyuran di dunia maya, browsing sana sini, baca ini itu, komen dimana-mana dan nyangkutlah di sebuah artikel yang cukup menarik. setelah baca ini, aku jadi berpikir lagi. kenapa kata-kata anti diskriminasi itu perlu dimasukkan dalam setiap sendi aturan kehidupan manusia.
jujur atau tidak, makin hari.. orang bukannya makin menghargai orang lain karena produktifitas dan kreatifitasnya, malah boleh dikata orang dihargai karena berapa banyak hartanya dan berapa tampan/cantiknya dia. tapi... mungkin saja aku salah.
coba saja baca ini... yaah, palingan ini cuma hasil kerja sekedar ada, hasil kreatifitas usang yang terus diulang-ulang dan tak pernah membuat orang berhenti membacanya. kalau orang sudah pada tahu, tentulah tak berulang-ulang dale carnegie disebut-sebut. atau berbondong-bondong orang ikutan acaranya Mario Teguh kan?
lihat pengalaman kita sendiri yuk.. apakah benar kita bergaji tinggi karena;
1. bertubuh tinggi
2. kidal
3. berkelamin: laki-laki
4. status: suami
5. perempuan lajang
6. Jenis pendidikan
7. Koneksi
8. Bakat
9. Kerja Keras
cukup logis kalau dipikir-pikir lagi. aku melihat diriku saja lah..
aku bergaji paling tinggi di kantor karena aku koordinatornya. aku berhonor bulanan paling tinggi di radio karena program siaranku khusus. tapi aku bergaji paling rendah diantara teman-teman laki-lakiku yang berjabatan koordinator/direktur. tapi kan wajar juga, laah mereka pada sarjana, sedangkan aku cuma tamatan SMA. soal Bakat? waahh.. bakatku yang paling aku sadari ada adalah "talkative" sok tahu dan mau tahuuuu aja.
ehh.. bukannya aku ndak bersyukur, bahwa tanpa perlu kerja keras menguras keringat aku bisa mudah dapat duit. ngga perlu narik becak seharian atau nyuciin pakaian orang, apalagi jual tubuh untuk dapat 50 ribu/hari/jam. terima tawaran presenter talkshow radio atau nerjemahin surat dan proposal, dapat deh. yang aku sadari adalah, semua orang bisa mendapat penghasilan besar selama dia mengelola kesenangan dan kemampuannya dengan baik, berkomunikasi dan menjaga relasi dengan orang lain.
NO GAIN NO PAIN dan NO PAIN NO GAIN.. kata siapa tuh? lupa aku..
tapi ngga semua orang seberuntung kita, mungkin.. manusia memang diciptakan dengan kebiasaan mengeluh dan sulit bersyukur. karena itu kita jadi merasa selalu jadi yang paling susah, karena kita lebih suka nengok ke depan dan ke atas.. dari pada ke samping, belakang dan ke bawah.
untuk diri sendiri, hujan ngga akan turun bertahun-tahun tanpa jeda. berjalan tak baik terlalu santai atau terlalu cepat, karena jadinya ngga bisa menikmati pemandangan dan menyapa orang lewat. masa depan itu ya kematian.. kalau mau meninggalkan kenangan yang baik, berbuat saja yang baik-baik. jangan memandang rendah orang lain cuma karena bentuk badannya tidak proporsional, tak sedap dipandang mata atau bau luar biasa. ada lebih kurang pada setiap manusia, supaya mereka bisa saling melengkapi.
dan kalian .. sahabat-sahabat tersayang... yang sudah melengkapi saya dengan berbagi waktu, segala cerita, berita, gambar, pengetahuan, ide, pendapat... Terima Kasih. kita mengingatkan bila lupa, memaafkan bila khilaf kata dan sikap.
hari ini, kepada semua perempuan di dunia... berjuanglah agar dirimu tak lagi jadi korban tindak kekerasan apapun dan kalian para lelaki... janganlah menyakiti perempuan, karena kalian lahir dari perempuan juga.
Selamat Merayakan Hari Anti Kekerasan terhadap perempuan Internasional. dunia yang lebih baik, dunia tanpa kekerasan terhadap perempuan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar