
sebenarnya berat hati untuk kembali ke rutinitas di Banda Aceh, tetapi jiwa dan raga juga tak tahan kalau terus menerus berada di rumah, nanti juga semua orang harus kembali pada aktifitasnya masing-masing. cepat atau lambat, aku juga harus kembali ke studio dan berkutat lagi dengan program2 siaran.
sendiri dalam perjalanan kali ini, tak membuatku duduk tidur saja. sambil sms-an dengan seorang kawan, bahkan akhirnya menelpon dan membicarakan tentang RUU pornografi dan sebagainya tentang politik, mengisi perjalanan sejauh 256 KM yang biasanya hanya ditempuh dalam waktu 4-5,5 jam namun kali ini adalah 8 Jam!!
bosan kah? jelassss.. ditambah lagi, aku tak suka bicara dengan penumpang disebelahku, yang menurutku agak norak **pasang ringtone sms aja .. pake lagu berdurasi 1 menit dengan profile outdoor kyanya
**, oh mungkin dia agak sedikit kurang jelas pendengarannya.
**, oh mungkin dia agak sedikit kurang jelas pendengarannya. dan mengisi kebosanan dengan membaca adalah salah satu alternatif, baru beberapa halaman, aku sudah kehilangan minat, karena ternyata.. mataku terpaku pada warna langit dan perubahan pemandangan di jalanan yang dilewati mobil. ditambah lagi dengan kenyataan bahwa mobil ini bergerak dengan santai, maka... jepret-jepret... nokia 6300 yang ngga bisa GPRS apalagi nerima MMS cuma menang tipis doang, jadilah... meski cuma 2mp, tapi jarang membuatku kecewa (apalagi milik pribadi, bukan properti pinjaman atau hasil korupsi) jadilah

dan 8 jam perjalanan yang membosankan itu berakhir tepat jam 7 malam di studio radio prima, yang ditunggui rika dan didin. saatnya berbuka puasa juga, Alhamdulillah tiba jua, bisa memandang halaman rumput ini lagi





Tidak ada komentar:
Posting Komentar