Senin, 19 Mei 2008

Tepar...

berapa kali harus kukatakan...?
jangan melawan dong..
jangan bandel...

makan!
makan!
tidur!
ditempat yang nyaman!
jangan tidur dikantor terus!!

huuhhh... karena aku kuatir..
kalau kamu sakit, siapa nanti yang repot ngurusnya?
orang lain kan?
teman-teman kan?
huuuhhh.... aku tidak bisa mengurusmu

padahal kamu malas ke dokter
ehh.. terima kasih karena hari ini akhirnya kamu pergi ke klinik, dan dokter belum bisa memastikan apa penyakit yang kamu derita.
kamu tahu? aku berdo'a ... untukmu...
supaya kamu ngga kena typhus... supaya kamu ngga harus tidur di rumah sakit, supaya kamu ngga kejangkit DBD, supaya jarum-jarum tidak menusuk dagingmu... supaya aku tidak kehilangan ingatanku tentang kamu.

jangan kurus dong.... please...
jangan berhenti tersenyum yaaa... please
kalau dalam seminggu ini, kamu masih demam dan tidak sembuh juga, cuma ada kemungkinan, aku kan berada di hadapanmu, dan akan mengurusimu dengan caraku, sampai kita berkelahi sekalipun!! aku akan memaksa

atau...
kamu kukirim pulang ke surabaya... yaa.. ke rumah ibu-mu (tentu saja tanpa aku... hehehe... ngga berani aku) atau... kupetikemaskan kamu ke Banda Aceh? pilih mana? semua ngga ada asyiknya....

makanya... jangan Tepar!! bangun...
ehhh.. sekali lagi... terima kasih karena sudah ke dokter, tidak tidur di kantor, tidak ikut turun ke jalan hari ini, mau makan dan membalasi pesan-pesan penuh kecemasanku... terima kasih.

semoga segera sembuh, kecuali... kamu memang mau aku ada dihadapanmu ya? jangan mengada-ada

Tidak ada komentar: