Jumat, 25 April 2008

Kawan dan Kelakuan

Sejak beberapa tahun lalu, aku aktif menikmati segala hal yang disajikan oleh kemewahan teknologi dunia maya yang umum disebut Internet. betapa sebuah kegiatan chatting, sudah merubah penyakit alergi pada komputer menjadi ketergantungan. betapa browsing dan surfing sudah merubah kebiasaan tidur siang dan sore jadi acara begadang berhari dan bermalam. yaa... demikian, sejak aku mengenal komputer pada tahun 1996, dan Internet pada 1998.

aku berkenalan dengan banyak orang, mulai dari beberapa kota dalam negara kita tercinta ini, sampai orang-orang yang berada di negara-negara yang jauh, yang tampak kecil saja dalam peta/atlas dunia yang kupunya. kalau dari dalam negara, teman-temanku itu kebanyakan berasal dari kota Cirebon, Jogjakarta, Bandung, Jakarta dan Solo. sedangkan dari luar negara, dari India (New Delhi, Gujarat), Bangladesh, Inggris (London, Surrey), Amerika (Boston,Washington, New York), Malaysia (KL, Johor, Kuching), UEA (Abu Dhabi). sampai hari ini, mungkin hanya beberapa orang saja yang masih tetap rajin ngirim email dan mencoba berkomunikasi. tapi kebanyakan dari mereka itu, sudah tak tentu lagi dimana jejaknya.

awal chatting pake MIRC, aku diajarkan oleh temanku "Komo" dia mengingatkan aku agar jangan serius apalagi "main hati". misalnya, jangan beri tahu umur yang sebenarnya, jangan kasih alamat apalagi nomor telpon. jangan mudah percaya sama siapapun yang baru dikenal. dan semua itu aku ikuti sampai sekarang, kecuali ada beberapa hal yang kemudian berubah.

yap.. aku mulai lihai menilai apa sikap yang harus kuambil bila berhadapan dengan orang-orang tertentu yang baru kukenal di Chatting, atau Blog atau apalah yang mirip dengan Friendster dan MP ini. don't get too serious, dear!! aku masih pegang itu. pernah beberapa tahun lalu, aku dan seorang kawan tersayangku, yang akan berulang tahun tanggal 27 April ini (dia perempuan), kami ngerjain sekelompok orang dengan sukses, dan sampai sekarang pun masih banyak dari mereka yang tidak percaya bahwa temanku itu adalah perempuan (bahkan lebih perempuan dari aku dilihat dari berbagai sisi).

dari konspirasi aku dan temanku itu, ada seorang perempuan yang tinggal di Borneo nyaris minta cerai dengan suaminya (mereka memang bukan pasangan yang harmonis kalau berdasarkan cerita sang perempuan) demi terbang ke Aceh dan menikah dengan temanku itusyereeemmm. sejak itu, aku dan temanku berhenti chatting pake MiRC (undernet). sering, setiap kami pulang kerja (aku menumpang dikamarnya) kami berbagi cerita tentang jenis dan type sifat dan gaya manusia yang kami temui di Internet setiap malam. dalam hal ini, temanku itu harus mengakui bahwa penilaianku tak pernah salah tentang seseorang, kenapa? karena aku membaca karakter orang dari caranya memilih kata-kata dan bereaksi terhadap pernyataan/pertanyaan khas menjebak, hasil belajar wawancara radio dan jurnalistik dasar.

satu hal yang selalu tidak berubah dari seseorang yang meski bisa merubah ID, ISP, FONT, COLOR, adalah kebiasaannya meninggalkan Signature. contohnya begini ; ketika berkenalan dan chat pertama kali dia pakai ID 65^-^zi, caranya menyapa selalu :elleww.... ketika dia pakai ID Z56, ternyata juga :ellew, sisanya tinggal !Whois langsung atau ngetrace ISP dan ngeluarin pertanyaan jebakan. piece of cakes!!

apa yang salah dengan kelakuan itu? ya tidak ada.. karena memang ngga penting. cuma kadang-kadang kan bikin kesal, pada chatting atau komunikasi terakhir itu orang bilang bahwa dia tidak akan pernah mau chat denganku lagi, karena aku penipu, tak punya perasaan dan jahat!! ya.. sudah buatku itu tak jadi masalah, mungkin penilaiannya benar, mungkin salah, tapi apa pentingnya aku melakukan klarifikasi? tapi.. ternyata setelah seminggu, itu orang ganti ID, terus ngajak kenalan lagi dengan memakai nama berbeda, alamat berbeda dan sebagainya, tapi ada satu hal yang ga pernah berbeda, kebiasaannya ketika chatting atau kasih komentar. ya itulah signature itu.

well.. semua orang bebas punya banyak ID, bebas memainkan karakter apa saja di dunia yang maya dalam hidup yang nyata. virtual world, yang makin dekat ke masa depan, makin nyata saja bentuknya. ngomong-ngomong, aku punya 20 ID Yahoo untuk gangguin banyak orang lhoo... dan meskipun ngga bisa serius sama sekali, aku berulang kali gebetan dengan orang-orang yang kutemui dan kukenal dari dunia maya ini. meski berakhir dengan perpisahan (padahal waktu chat sudah berasa cocok banget..hahaha) rasanya juga ngga begitu menyakitkan. because I've Never been take it Seriously by heart.

*dicuekin? cuek aja lagi!*
itu prinsipnya, biar ngga sakit hati



Tidak ada komentar: