skip to main | skip to sidebar

serpihanhidup

Kamis, 07 Februari 2008

untuk Norma

seorang perempuan
tak lunak pada pengkhianatan
tak memaafkan dimulut saja
meski dada telah terluka
mata menyimpan gejolak
canda menyelamatkan murka
tak meledak
Diposting oleh juxtapozed di 22.44
Label: sahabat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2012 (47)
    • ►  Agustus (44)
    • ►  Mei (3)
  • ►  2010 (3)
    • ►  Oktober (3)
  • ►  2009 (12)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (8)
  • ▼  2008 (74)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (12)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (9)
    • ▼  Februari (14)
      • Namaku Puan Cut - Ma
      • Untuk Adik
      • Namaku Puan Cut-Abu Nek Di
      • suatu hari minggu di rumah kajhu
      • keluhku
      • untuk Norma
      • ingat diri
      • maaf, aku tak tahu..
      • mantra cinta
      • akan ku cari
      • sekali lagi
      • 2007
      • GB - mpku
      • Puisi hati
    • ►  Januari (3)

Mengenai Saya

Foto saya
juxtapozed
lazy girl
Lihat profil lengkapku

Taman Budaya, sabtu 260108

Taman Budaya, sabtu 260108
seniman